5 Cara untuk Berhenti Memutar Ulang Kenangan Menyakitkan

Berpikir berlebihan
Image: pavablog.com

Sementara refleksi diri sangat berguna, rumination (pengulangan pikiran) atau memikirkan sesuatu tentang diri Anda secara berlebihan justru berbahaya. Anda mungkin mengulang percakapan dengan atasan Anda berulang kali di kepala. Setiap kali mengingat hal tersebut, Anda menyalahkan diri sendiri untuk sesuatu yang Anda katakan. Memutar adegan yang sama lagi dan lagi akan meningkatkan ketakutan bahwa Anda mengatakan hal yang salah.

Atau mungkin Anda tidak bisa berhenti memikirkan nama-nama orang yang menyakiti Anda ketika masih kecil. Komentar menyakitkan mereka menyerang pikiran Anda setiap kali bertemu orang baru, atau setiap kali ada jeda keheningan di dalam pikiran. Ketika mengungkit-ungkit masa-masa menyakitkan, percaya diri merosot, dan keputusasaan melonjak.

Jika Anda cenderung berlebihan dalam berpikir, Anda tidak sendirian. Ini adalah masalah umum yang kebanyakan orang alami pada satu waktu atau keadaan tertentu.

Masalah dari Rumination

Berdiam dalam kejadian dan emosi negatif tidak baik untuk Anda. Berikut adalah beberapa bahaya rumination:

  • Berdiam dalam hal negatif mengarah pada masalah kesehatan mental. Penelitian menunjukkan semakin Anda berpikir tentang kesulitan, kesalahan, dan masalah, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengalami depresi, gangguan stres pasca-trauma, dan kecemasan.
  • Fokus pada masalah Anda menyebabkan masalah kesehatan mental bertahan lebih lama. Semakin Anda berpikir tentang masalah Anda, semakin sulit untuk mendapatkan kembali kesehatan psikologis.
  • Pikiran negatif adalah siklus yang sulit untuk dihancurkan. Seiring waktu, rumination menjadi kebiasaan buruk. Hal ini dapat menjadi begitu mendarah daging yang akan membuat Anda mengalami kesulitan mengubah cara berpikir.
  • Merenung dapat menyebabkan keterampilan koping yang tidak sehat. Studi menunjukkan bahwa rumination meningkatkan tekanan emosional, yang meningkatkan resiko mengembangkan
    penyalahgunaan zat masalah atau gangguan makan.

Bagaimana Cara Menghentikan Rumination

Jika Anda cenderung memikirkan penderitaan dan menyalahkan diri sendiri atas kesalahan Anda, berkomitmenlah untuk mengubah cara Anda berpikir. Hal ini membutuhkan latihan dan dedikasi untuk berhenti merenungkan masalah, namun hal ini akan membantu Anda merasa lebih baik dan berperilaku lebih produktif.

  1. Kenali ketika itu terjadi

    Semakin Anda memikirkan, semakin besar kemungkinan Anda untuk terjebak dalam siklus negatif yang sulit untuk dipecahkan. Menyadari kebiasaan berpikir dan memperhatikan saat dimana Anda tetap mengulangi dan kembali memutar peristiwa menyakitkan di kepala Anda berulang-ulang. Semakin cepat Anda menyadarinya, semakin cepat Anda dapat memilih untuk berpikir tentang sesuatu yang lebih produktif.

  2. Carilah solusi

    Berpikir terus tentang masalah Anda tidak akan membantu, kecuali jika Anda secara aktif mencari solusi. Tanya pada diri sendiri jika ada sesuatu yang dapat Anda lakukan tentang situasi tersebut. Berkomitmenlah untuk belajar dari kesalahan dan memecahkan masalah, sehingga Anda dapat bergerak maju.

  3. Sisihkan waktu untuk berpikir

    Otak Anda membutuhkan kesempatan untuk memproses hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sisihkan 20 menit setiap hari untuk berpikir, khawatir, atau bercermin pada diri. Masukan “waktu berpikir” dalam jadwal. Ketika Anda melihat Anda khawatir atau merenungkan diluar waktu yang dijadwalkan, ingatkan diri sendiri, “aku akan memikirkannya nanti.”

    Mengetahui Anda memiliki kesempatan untuk berpikir tentang topik menyedihkan di lain waktu dapat membantu Anda menundanya. Tetap pads batas waktu akan membantu Anda berpikir tentang masalah dengan cara yang lebih produktif, sementara hal itu juga mencegah Anda dari menghukum diri sendiri dengan mengulangi kenangan menyakitkan lagi dan lagi.

  4. Alihkan diri Anda

    Katakan pada diri sendiri untuk tidak memikirkan sesuatu yang bisa menjadi bumerang dan menyebabkan Anda berpikir tentang hal itu secara berlebihan. Cara terbaik untuk mengalihkan perhatian adalah dengan menemukan kegiatan yang membuat Anda sibuk.

  5. Praktekan kesadaran diri

    Kendari diri adalah kunci untuk hidup dalam “di sini dan sekarang.” Saat Anda sadar, Anda akan benar-benar hadir pada saat itu. Seperti bentuk-bentuk lain dari meditasi, kesadaran membutuhkan latihan, tapi seiring waktu, itu dapat menurunkan rumination.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY